
PRESIDEN Palestina Mahmoud Abbas, Selasa (06/10/2015) mengatakan bahwa ia ingin menghindari eskalasi kekerasan dengan Israel, komentar ini keluar sejak tragedi kerusuhan telah menyebar dalam beberapa hari terakhir dan memicu kekhawatiran akan berontakan baru. dikutip ARAB NEWS
Komentar Abbas datang ketika Perdana Menteri, Benjamin Netanyahu yang berjanji akan bertindak keras terhadap Israel, dalam sebuah unjuk kekuatan, menghancurkan rumah-rumah dari dua warga Palestina yang melakukan serangan tahun lalu.
Bentrokan juga terjadi di Betlehem mengikuti pemakaman seorang anak berusia 13 tahun yang dibunuh oleh tentara Israel selama kerusuhan yang terjadi.
“Kami tidak ingin militer dan keamanan eskalasi dengan Israel,” kata Abbas pada pertemuan pejabat Palestina, dikutip dari kantor berita resmi Wafa.
“Kami mengatakan pasukan keamanan kami, gerakan politik kami, tidak menginginkan adanya eskalasi, tetapi kami hanya ingin melindungi diri kami sendiri.” Tambahnya.
Pada hari yang sama, Israel akhirnya mencabut pembatasan Palestina dari Kota Tua di Yerusalem.

0 komentar:
Posting Komentar