SALAH satu tantangan pemadaman di lahan gambut adalah timbulnya asap setelah proses pemadaman. Karenanya, Willem Rampangilei, Kepala BNPB mengungkapkan pihaknya akan menggunakan 40 ton bahan kimia untuk proses pemadaman.
“Menurut penjelasannya, Cehmicle ini jika digunakan menurunkan temprature secara drastis dan tidak menimbulkan asap,” ujarnya di Graha BNPB,Jakarta Timur, Selasa (6/10/2015).
Namun, imbuhnya, bahan kimia ini tergolong mahal. Tapi lebih mahal lagi kalau ini tidak bisa ditangani. “Saya yakin ini perlu dipertimbangkan,” katanya.
Menurutnya, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah menggunakan bahan kimia sejenis untuk pemadaman.
“Ini akan diuji cobakan. Kalau memang efektif kita pakai,” terangnya.
Kabar terbaru BNPB kebakaran baru terjadi di Kalimantan Timur. Citra satelit BNPB per pukul 8 pagi, Selasa 6 Oktober merekam di Kalimantan ada 712 titik, Kalimantan Timur terjadi di 333 titik. Kalimantan Selatan 104, Kalimantan Tengah 262, paling banyak di Kabupaten Kulang Pisau.
Sementara jumlah titik api di Sumatera sebanyak 502 titik. Sumatra Selatan sendiri terdapat 406 nyala api.

0 komentar:
Posting Komentar